Pada awal abad ke-16 Masehi, di Pulau Jawa masih terdapat dua buah Kerajaan besar, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Majapahit. Yang pertama berlokasi di bagian barat P. Jawa, sedangkan Kerajaan Majapahit terletak di bagian timur P. Jawa.
Ibukota Kerajaan Sunda ialah Pakuan Pajajaran berada di daerah pedalaman "Dayo"(=Dayeuh=kota=Bogor), ibukota itu dapat didatangi oleh kapal-kapal kecil dengan menyusuri Sungai Ciliwung melalui kota Pelabuhan Sunda Kalapa (Jakarta sekarang). Perjalanan Sunda Kalapa - Pakuan dapat ditempuh selama dua hari. Pada waktu itu penduduk ibukota Pakuan berjumlah sekitar 50.000 orang.
Kota Pakuan ibarat Mesopotamia - pusat peradaban yang tumbuh diantara dua sungai besar: S. Cisadane dan S. Ciliwung. Pusat Kerajaan Pajajaran ini sangat kuat pertahanannya, sehingga penyerang sulit untuk menembusnya. Berkali-kali pasukan tidak beridentitas menyerang ibukota yang dilindungi parit serta lembah, namun pada akhirnya keraton Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati dapat dibakar dan dibumihanguskan. Pajajaran sirna ingbhumi pada 8 Mei 1579 M. Sebagian penduduk mengungsi ke pantai selatan (Cisolok dan Bayah), ke arah timur (Sumedang), dan ke arah Pandeglang (Gunung Pulasari).
Hebatnya pertahanan Pakuan ini, masih bisa disaksikan hingga masuknya kekuatan kolonial VOC Belanda. Pada akhir abad ke-17 hingga awal abad ke-18, berita tentang parit pertahanan selalu Bogor menghiasi laporan ekspedisi VOC, karena sangat menarik bagi para serdadu dan orang-orang barat itu. Sisa-sisa parit pertahanan ini terserak ini di wilayah Batutulis, Lawanggintung dan Kompleks Pemakaman Dreded.
Bahasa dan Seni Tradisi: Penduduk kota Bogor terdiri dari berbagai suku bangsa dan sebagian besar bersuku Sunda. Bahasa pengantar sehari-hari sebagian besar berbahasa Sunda disamping bahasa Indonesia sebagai bahasa formal dan bahasa para migran. Seni tradisi yang masih ada: Calung, reog, wayang, karawitan, wayang, ajeng, angklung gubrag, jipeng, tanji, seni lukis/ pahat/ukir.
Wisata Alam:
1. Kebun Raya Bogor 2. Taman Safari 3. Telaga Warna (luas 23,25 ha di Cisarua) 4. Danau Lido 5. Gunung Salak Endah 6. Gua Gudawang 7. Cipanas-Puncak 8. Curug Cilember 9. Kawah Ratu 10. Air Panas Gunung Pancar 11. Air Panas Ciseeng 12. Situ Lebak wangi di Parung 13. Ciliwung - Cisadane
Wisata Sejarah/Budaya:
1. Istana Bogor (awal mula didirikan pada tahun 1745 sebagai pesanggarahan) 2. Prasasti Batutulis 3. Tugu Kapten Muslihat 4. Situs Rancamaya 5. Arcadomas (2 ha di Cisarua) 6. Bukit Parbakti 7. Candi Cibuaya 8. Prasasti Jambu 9. Prasasti Ciaruteum 10. Prasasti Kebon kopi 11. Prasasti Pasir Awi 12. Museum Peta
Wisata Pendidikan:
1. Herbarium Bogoriensis 2. Museum Etnobotani 3. Museum Zoologi 4. Pusat Perpustakaan Pertanian 5. Kampus IPB
Wisata Belanja:
1. Asinan Bogor 2. Talas Bogor 3. Perlengkapan rafting Boogie 4. Perangkat gamelan dari logam 5. Wayang golek Ciampea 6. Lampu gentur Cipayung Girang 7. Batuaji Cipayung datar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar